Tampilkan postingan dengan label pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pertanian. Tampilkan semua postingan
Minggu, 28 September 2025

Kodim Pekalongan Dukung Swasembada Pangan Melalui Penanaman Multi Komoditas di Wonopringgo


Pekalongan – Guna mendukung program swasembada pangan pemerintah, Kodim 0710/Pekalongan melalui Koramil 07/Wonopringgo mengoptimalkan pemanfaatan lahan milik TNI-AD seluas 1,5 hektar yang terletak di belakang kantor Koramil setempat, Senin (29/9/2025). 

Lahan strategis ini kini ditanami berbagai jenis tanaman pangan, seperti jagung, cabai, dan terong, sebagai wujud nyata kontribusi TNI dalam ketahanan pangan nasional.

Koordinator penanaman, Peltu Eko Purwanto, yang juga merupakan Babinsa Koramil 07/Wonopringgo, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara sinergis dengan para petani lokal. 

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung swasembada pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Kerja sama dengan petani setempat menjadi kunci dalam pelaksanaan program ini,” ujar Peltu Eko.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi positif dari masyarakat, khususnya para petani. Salah seorang petani, Karyono (50), menyampaikan rasa terima kasihnya atas inisiatif dan peran serta TNI dalam menggerakkan program ketahanan pangan.

Karyono sangat mengapresiasi langkah Koramil 07/Wonopringgo Kodim 0710/Pekalongan yang telah mempelopori program swasembada pangan ini. 

"Ribuan bibit tanaman yang kami tanam bersama hari ini kami harap dapat tumbuh dengan subur. Hasilnya nanti tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di sini,” tutur Karyono.

Program pemanfaatan lahan ini diharapkan dapat menjadi percontohan dan memotivasi pihak lain untuk turut serta mengoptimalkan setiap jengkal lahan yang ada. Diharapkan, hasil panen dari lahan ini nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar dan berkontribusi pada stok pangan regional.  

Rabu, 06 Agustus 2025

DKPP Kabupaten Pekalongan Salurkan Bantuan Benih Kepada Petani Desa Windurojo


Pekalongan – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan benih padi dan jagung kepada petani di Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi, sebagai bagian dari program TMMD Reguler Ke-125 TA. 2025 yang digelar Kodim 0710/Pekalongan di Desa Windurojo, Rabu (6/8/2025).

Bantuan berupa 10 kg benih padi dan 20 kg benih jagung per penerima ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung peningkatan Indeks Pertanaman (IP) di musim kemarau.

Kepala DKPP Kabupaten Pekalongan, Ari Lailani, menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengoptimalkan lahan pertanian non-rawa. Di Desa Windurojo, khususnya di Blok Karang Moncol, akan dilakukan optimalisasi lahan seluas 20 hektar melalui sistem irigasi perpompaan.

"Sumber air diambil dari permukaan Sungai Kaliwadas, kemudian dialirkan melalui pipa hingga mencapai lahan pertanian. Dengan demikian, IP yang semula 1 bisa ditingkatkan menjadi 2 atau bahkan 3 kali tanam dalam setahun," jelas Ari Lailani.

Selain bantuan benih, program TMMD Reguler Ke-125 juga membangun jalan akses pertanian di area persawahan Desa Windurojo. Hal ini mendapat apresiasi dari petani setempat, salah satunya Mulyono (50), anggota Kelompok Tani Sidodadi.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan benih padi dan jagung serta pembangunan jalan oleh TMMD. Akses yang lebih baik akan memudahkan distribusi hasil pertanian dan meningkatkan efisiensi kerja," ujar Mulyono.

Diharapkan, kolaborasi antara DKPP, Kodim 0710/Pekalongan dan kelompok tani ini dapat mendorong swasembada pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Pekalongan.  

Rabu, 12 Februari 2025

Anggota Tim Pertanian Kodim Pekalongan Bersama Petani Lanjutkan Pemupukan Padi di Kelurahan Krapyak


Kota Pekalongan – Anggota tim pertanian Kodim 0710/Pekalongan bersama para petani yang dipimpin oleh Serma Djamari kembali melaksanakan kegiatan pemupukan tanaman padi di area persawahan Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Kamis (13/2/2025).

Pemupukan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi jenis Varietas Biosalin 1.

Dalam kegiatan ini, tim menggunakan pupuk urea dan Phonska yang berfungsi untuk mendukung pertumbuhan tanaman padi agar lebih subur dan menghasilkan panen yang optimal. Pemupukan dilakukan dengan metode yang tepat sesuai dengan kebutuhan tanaman, sehingga unsur hara dalam tanah dapat diserap secara maksimal oleh tanaman padi.

Serma Djamari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan TNI kepada para petani dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. “Kami terus berupaya membantu para petani dalam setiap tahapan budidaya tanaman padi, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, hingga pemupukan dan perawatan tanaman. Dengan pendampingan yang optimal, diharapkan hasil panen nanti dapat meningkat,” ujarnya.

Para petani di Kelurahan Krapyak menyambut baik kegiatan ini dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari anggota Kodim 0710/Pekalongan. Salah satu petani mengungkapkan bahwa bimbingan teknis dari tim pertanian sangat bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka.

Kegiatan pemupukan ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan hasil pertanian guna menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan adanya sinergi antara TNI dan para petani, diharapkan sektor pertanian di Pekalongan semakin berkembang dan mampu memberikan hasil panen yang melimpah.

Kegiatan pemupukan ini akan terus berlanjut sesuai dengan tahapan pertumbuhan padi hingga masa panen tiba. Diharapkan, dengan perawatan yang baik dan dukungan dari berbagai pihak, hasil panen tahun ini dapat meningkat secara signifikan dan memberikan manfaat bagi para petani serta masyarakat sekitar. 

Anggota Tim Pertanian Kodim Pekalongan Bersama Petani Lanjutkan Pemupukan Padi di Kelurahan Krapyak


Kota Pekalongan – Anggota tim pertanian Kodim 0710/Pekalongan bersama para petani yang dipimpin oleh Serma Djamari kembali melaksanakan kegiatan pemupukan tanaman padi di area persawahan Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Kamis (13/2/2025).

Pemupukan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi jenis Varietas Biosalin 1.

Dalam kegiatan ini, tim menggunakan pupuk urea dan Phonska yang berfungsi untuk mendukung pertumbuhan tanaman padi agar lebih subur dan menghasilkan panen yang optimal. Pemupukan dilakukan dengan metode yang tepat sesuai dengan kebutuhan tanaman, sehingga unsur hara dalam tanah dapat diserap secara maksimal oleh tanaman padi.

Serma Djamari menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan TNI kepada para petani dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. “Kami terus berupaya membantu para petani dalam setiap tahapan budidaya tanaman padi, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, hingga pemupukan dan perawatan tanaman. Dengan pendampingan yang optimal, diharapkan hasil panen nanti dapat meningkat,” ujarnya.

Para petani di Kelurahan Krapyak menyambut baik kegiatan ini dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan dari anggota Kodim 0710/Pekalongan. Salah satu petani mengungkapkan bahwa bimbingan teknis dari tim pertanian sangat bermanfaat dalam meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka.

Kegiatan pemupukan ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan hasil pertanian guna menjaga ketahanan pangan daerah. Dengan adanya sinergi antara TNI dan para petani, diharapkan sektor pertanian di Pekalongan semakin berkembang dan mampu memberikan hasil panen yang melimpah.

Kegiatan pemupukan ini akan terus berlanjut sesuai dengan tahapan pertumbuhan padi hingga masa panen tiba. Diharapkan, dengan perawatan yang baik dan dukungan dari berbagai pihak, hasil panen tahun ini dapat meningkat secara signifikan dan memberikan manfaat bagi para petani serta masyarakat sekitar. 

Minggu, 12 Januari 2025

Danramil Paninggaran Bersama Anggota Laksanakan Pendampingan Penanaman Padi


Pekalongan – Komandan Koramil (Danramil) 13/Paninggaran, Lettu Inf Sugiono, bersama anggota Koramil melaksanakan kegiatan pendampingan penanaman padi di area persawahan milik Bapak Zainudin yang terletak di Desa Lumeneng, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Senin (13/1/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah. Lettu Inf Sugiono menyatakan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk membantu para petani meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat di wilayah binaannya.

“Sebagai bagian dari komitmen kami dalam mendukung swasembada pangan, kami hadir untuk membantu para petani, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memastikan kelancaran proses pertanian seperti penanaman padi ini,” ujar Lettu Inf Sugiono.

Lahan yang dikelola oleh Bapak Zainudin memiliki luas kurang lebih satu hektar. Dalam kegiatan pendampingan tersebut, para anggota Koramil turut serta membantu proses menanam bibit padi di sawah. Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong, pekerjaan berjalan lancar dan penuh antusiasme.

Bapak Zainudin, sebagai pemilik lahan, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan pendampingan yang diberikan oleh Danramil beserta jajarannya. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Bapak-bapak dari TNI. Dukungan ini sangat berarti bagi kami para petani,” ujarnya.

Program pendampingan pertanian seperti ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkesinambungan untuk mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun wilayah yang lebih maju dan sejahtera.

Koramil 13/Paninggaran akan terus aktif melaksanakan pendampingan dan kegiatan sosial lainnya sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan negara.

  

Selasa, 07 Januari 2025

Tingkatkan Hasil Panen, Tim Pertanian Kodim Pekalongan Lakukan Olah Lahan Kedua di Krapyak


Kota Pekalongan – Anggota tim pertanian Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan kegiatan olah lahan dengan melakukan pembajakan sawah di wilayah Krapyak, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Rabu (8/1/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung pada awal tahun ini dan menjadi bagian dari persiapan masa tanam padi kedua. Lahan yang digarap merupakan lahan bekas banjir rob yang sebelumnya terdampak cukup parah. Setelah air surut kuang lebih 8 tahun dan kondisi tanah memungkinkan untuk diolah, tim pertanian Kodim 0710/Pekalongan segera turun tangan untuk memastikan lahan tersebut siap ditanami kembali. 

Pembajakan sawah dilakukan dengan menggunakan alat modern untuk mempercepat proses dan meningkatkan efisiensi.

Komandan Kodim 0710/Pekalongan dalam hal ini Kasdim Mayor Inf Akhmad Thohir, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dengan Pemerintah Kota, Instansi terkait dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan daerah. 

"Kami selalu siap membantu para petani, terutama dalam kondisi pascabanjir seperti ini. Kami harap, dengan adanya pendampingan dari TNI, hasil panen padi ke depan akan lebih baik dan produktivitas pertanian meningkat," ujar beliau.

Kegiatan olah lahan di wilayah Krapyak ini mencerminkan semangat gotong-royong dan kolaborasi yang erat antara TNI dan Pemerintah Kota, Instansi terkait dan masyarakat. Harapannya, keberhasilan program tanam padi kedua ini dapat menjadi contoh nyata dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan di Pekalongan dan sekitarnya. Selain itu, inisiatif ini diharapkan mampu menginspirasi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa akibat bencana alam.

Melalui kegiatan seperti ini, Kodim 0710/Pekalongan terus memperkokoh perannya sebagai bagian dari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional. 

Kamis, 02 Januari 2025

Babinsa Koramil Bojong Bersama Petani Basmi Hama Tikus di Sawah Desa Wangandowo


Pekalongan – Babinsa Koramil 08/Bojong Kodim 0710/Pekalongan, Serma Syamsuri, bersama anggota lainnya bergotong royong dengan para petani melaksanakan kegiatan pembasmian hama tikus di area persawahan Kampir, Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jumat (3/1/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung produktivitas pertanian sekaligus mencegah kerugian panen akibat serangan hama tikus.

Serma Syamsuri mengungkapkan bahwa keberadaan hama tikus telah menjadi ancaman serius bagi hasil pertanian di wilayah tersebut. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara TNI, petani, dan pihak terkait untuk menangani permasalahan ini secara efektif.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami sebagai Babinsa untuk mendukung para petani dalam menjaga hasil panen mereka. Dengan cara seperti ini, kami harap serangan hama tikus dapat ditekan dan hasil pertanian masyarakat tetap maksimal,” ujar Serma Syamsuri.

Teknik pembasmian dilakukan secara manual dan terpadu, melibatkan pemasangan perangkap hingga pengasapan di sarang tikus. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga lahan pertanian mereka dari ancaman hama.

Sementara itu Tarhim selaku Ketua Kelompok Tani Udan Asrep Desa Wangandowo, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Babinsa dan jajaran Koramil 08/Bojong. 

“Dengan adanya kegiatan ini, kami merasa sangat terbantu. Semoga hasil panen kami bisa lebih baik dan serangan tikus dapat berkurang,” ungkapnya.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata peran Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa. Dengan sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat, diharapkan permasalahan di sektor pertanian dapat ditangani dengan lebih efektif.

  

Babinsa Koramil Bojong Bersama Petani Basmi Hama Tikus di Sawah Desa Wangandowo


Pekalongan – Babinsa Koramil 08/Bojong Kodim 0710/Pekalongan, Serma Syamsuri, bersama anggota lainnya bergotong royong dengan para petani melaksanakan kegiatan pembasmian hama tikus di area persawahan Kampir, Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jumat (3/1/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung produktivitas pertanian sekaligus mencegah kerugian panen akibat serangan hama tikus.

Serma Syamsuri mengungkapkan bahwa keberadaan hama tikus telah menjadi ancaman serius bagi hasil pertanian di wilayah tersebut. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara TNI, petani, dan pihak terkait untuk menangani permasalahan ini secara efektif.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami sebagai Babinsa untuk mendukung para petani dalam menjaga hasil panen mereka. Dengan cara seperti ini, kami harap serangan hama tikus dapat ditekan dan hasil pertanian masyarakat tetap maksimal,” ujar Serma Syamsuri.

Teknik pembasmian dilakukan secara manual dan terpadu, melibatkan pemasangan perangkap hingga pengasapan di sarang tikus. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga lahan pertanian mereka dari ancaman hama.

Sementara itu Tarhim selaku Ketua Kelompok Tani Udan Asrep Desa Wangandowo, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Babinsa dan jajaran Koramil 08/Bojong. 

“Dengan adanya kegiatan ini, kami merasa sangat terbantu. Semoga hasil panen kami bisa lebih baik dan serangan tikus dapat berkurang,” ungkapnya.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata peran Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat desa. Dengan sinergi yang terjalin antara TNI dan masyarakat, diharapkan permasalahan di sektor pertanian dapat ditangani dengan lebih efektif.

  

Selasa, 17 Desember 2024

Panen Berhasil, Kodim Pekalongan Siap Tanam Padi Kedua di Lahan Eks Rob Krapyak


Kota Pekalongan – Setelah sukses melakukan panen padi di lahan eks terdampak rob di Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kodim 0710/Pekalongan kini mempersiapkan penanaman padi tahap kedua. Proses persiapan dimulai dengan penyemprotan gulma dan rumput liar di area persawahan yang akan diolah. Penyemprotan dilakukan menggunakan alat bantu drone, sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan pertanian.

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Kasdim 0710/Pekalongan, Mayor Arh Akhmad Thohir, bersama perwakilan dari Dinas Pertanian Kota Pekalongan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan dan supervisi terhadap optimalisasi pemanfaatan lahan eks terdampak rob tersebut.

Luas area tanam yang akan digarap mencapai 5 hektar, yang sebelumnya merupakan lahan terdampak rob yang tidak produktif. Dengan berbagai upaya pemulihan dan dukungan dari Kodim Pekalongan serta Dinas Pertanian, lahan ini kini telah bertransformasi menjadi area pertanian yang kembali produktif.

"Persiapan awal sudah kami lakukan, dimulai dengan penyemprotan gulma menggunakan teknologi drone. Ke depan, kami akan terus berupaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kota Pekalongan, khususnya di daerah terdampak rob," ujar Mayor Arh Akhmad Thohir.

Penyemprotan gulma dengan drone tidak hanya mempercepat proses kerja tetapi juga membantu mengurangi tenaga kerja manual, sehingga dapat memaksimalkan waktu persiapan untuk musim tanam selanjutnya.

Dengan dimulainya tahap awal penanaman padi kedua ini, diharapkan hasil panen yang akan datang dapat lebih optimal, seiring dengan penerapan teknologi modern dan dukungan penuh dari berbagai pihak. Lahan eks rob Kelurahan Krapyak kini menjadi bukti nyata bahwa kerja sama yang baik dapat mengubah tantangan menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  

Senin, 09 Desember 2024

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 16/Talun Bantu Petani Semprot Hama Wereng


Pekalongan – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan, Babinsa Koramil 16/Talun turut membantu petani di wilayah binaannya dengan melaksanakan penyemprotan hama wereng pada tanaman padi. 

Kegiatan ini dilakukan di area persawahan Dukuh Plurahan, Desa Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Selasa (10/12/2024).

Serangan hama wereng yang dapat merusak tanaman padi menjadi ancaman serius bagi hasil panen petani. Oleh karena itu, Babinsa bersama kelompok tani setempat bergotong-royong melakukan penyemprotan sebagai langkah pencegahan dan penanganan dini.

Terpisah, Danramil Koramil 16/Talun Kapten Inf Eko Sulistiono menyampaikan bahwa kehadirannya di tengah-tengah petani adalah bentuk dukungan nyata TNI terhadap program ketahanan pangan nasional. 

"Kami hadir untuk membantu petani mengatasi kendala di lapangan, termasuk dalam mengatasi serangan hama. Harapannya, hasil panen petani dapat maksimal sehingga mampu menopang kebutuhan pangan di wilayah ini," ujarnya.

Selain membantu penyemprotan, Babinsa juga memberikan edukasi kepada petani terkait teknik pencegahan hama wereng secara berkelanjutan. Ia mengimbau petani untuk terus memantau kondisi tanaman padi dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar lahan pertanian.

Kerjasama antara TNI dan petani ini diharapkan dapat terus terjalin guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Pekalongan. Dengan sinergi yang baik, tantangan di sektor pertanian dapat diatasi bersama demi kesejahteraan masyarakat.