Rabu, 22 April 2026

TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 Kodim 0701/Banyumas Resmi Dibuka di Desa Tlaga


Banyumas – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA 2026 Kodim 0701/Banyumas resmi dibuka dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Desa Tlaga, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Rabu (22/4/2026).

Upacara pembukaan diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, organisasi kemasyarakatan, serta para pelajar. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pembukaan TMMD ditandai dengan penyerahan alat kerja secara simbolis serta pemasangan pita oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Drs. Nungky Harry Rachmat, M.Si.


Pada kesempatan tersebut, amanat Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M., dibacakan oleh Aspemkesra Drs. Nungky Harry Rachmat, M.Si., yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD. Program ini diharapkan berjalan lancar, mencapai target, serta semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

TMMD merupakan wujud nyata semangat gotong royong dalam membangun desa, yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kebersamaan, solidaritas sosial, dan kepedulian antarwarga. Berbagai kegiatan TMMD telah terbukti memberikan dampak positif, seperti peningkatan akses jalan, perbaikan sarana umum, serta peningkatan kapasitas masyarakat.

Sementara itu, Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir selaku Dansatgas TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik.


“TMMD bukan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan desa, talud, RTLH dan fasilitas umum lainnya, tetapi juga mencakup kegiatan penyuluhan, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat. Melalui TMMD, kami ingin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membantu pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan,” pungkasnya.

Melalui pelaksanaan TMMD ini, diharapkan terwujud percepatan pembangunan desa yang berkelanjutan, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, serta semakin kokohnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun wilayah. (Pendim 0701/Bms)

Selasa, 21 April 2026

TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 di Kota Pekalongan Resmi Dibuka, Fokus Percepat Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat


KOTA PEKALONGAN – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kota Pekalongan.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat di Aula SMP Negeri 5, Jl. Banger, Kelurahan Noyontaan Sari, Kecamatan Pekalongan Timur, Rabu (22/4/2026) pagi.

Acara dihadiri oleh sekitar 100 orang dari berbagai elemen, mulai dari jajaran TNI, Polri, Pemerintah Kota Pekalongan, hingga pelajar.

Staf Ahli Wali Kota Pekalongan, Rudiyanto, hadir mewakili Wali Kota Pekalongan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Dalam amanat yang dibacakannya, Wali Kota menekankan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"TMMD bukan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat di tingkat kelurahan. Tapi juga membangun semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki," ujar Rudiyanto saat membacakan sambutan tertulis Wali Kota Pekalongan.

Program ini diharapkan menjadi motor penggerak untuk menurunkan angka kemiskinan di Kota Pekalongan melalui pembangunan sarana prasarana serta berbagai pelatihan pemberdayaan ekonomi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasdim 0710/Pekalongan Mayor Inf Nurohmat, Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Tri Hapsari, Plt Camat Pekalongan Timur Iskandar, serta sejumlah kepala dinas dan tokoh masyarakat setempat.

Adapun saaran fisik pada TMMD di Kelurahan Noyontaansari Kecamatan Pekalongan Timur Kota Pekalongan adalah pengaspalan jalan volume panjang 287,5 m, lebar 4 m dan sasaran non fisik diisi berbagai kegiatan penyuluhan dan sosialisasi.

Prosesi pembukaan ditandai dengan penandatanganan naskah program TMMD serta penyerahan alat kerja secara simbolis oleh Inspektur Upacara. Dengan dimulainya tahap II ini, diharapkan sinergitas antara TNI, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat demi pemerataan pembangunan di Kota Pekalongan. 

Kamis, 16 April 2026

Kodim Brebes dan Kebumen Raih Prestasi Gemilang di Ajang Nasional TMMD 127


Jakarta – Jajaran Kodam IV/Diponegoro berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan mendominasi gelar juara pada Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 tingkat nasional. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Waaster Kasad Bidang Ren dan Puanter, Brigjen TNI Jamaluddin, S.I.P., M.I.P., dalam seremoni khidmat di Aula Jenderal A.H Nasution Mabesad, Jakarta, Kamis (16/4/2026).


Kodim 0709/Kebumen tampil sangat dominan dalam ajang tahun ini dengan menyapu bersih empat gelar Juara I sekaligus. Keberhasilan tersebut mencakup raihan tertinggi pada Kategori Wartawan Media Cetak dan Kategori Wartawan Media Sosial yang diraih oleh konten kreator Bobon Santoso. Prestasi luar biasa ini disempurnakan dengan kesuksesan Dandim 0709/Kebumen yang meraih predikat Juara I sebagai Dandim Pembina Wartawan untuk dua kategori utama, yakni Media Cetak dan Media Sosial. Dominasi mutlak ini membuktikan kepiawaian manajemen informasi Kodim Kebumen dalam merangkul berbagai lini media untuk mempublikasikan kemajuan pembangunan di Desa Somagede.


Sementara itu, Kodim 0713/Brebes juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan membawa pulang tiga piala penghargaan. Dandim 0713/Brebes sukses menyabet Juara I pada Kategori Dansatgas, sebuah pengakuan tertinggi atas kepemimpinan dan pengelolaan informasi di lapangan selama pelaksanaan TMMD di Desa Cikuya. Selain itu, jajaran Kodim Brebes berhasil meraih Juara II Kategori Wartawan Media Elektronik melalui kontribusi Sinpo TV, serta melengkapinya dengan gelar Juara II Kategori Dandim Pembina Media Cetak. Torehan ini menegaskan kualitas komunikasi publik yang konsisten dalam mendokumentasikan setiap progres fisik dan non-fisik bagi masyarakat luas.


Secara keseluruhan, pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 di jajaran Kodam IV/Diponegoro difokuskan pada empat wilayah strategis, yaitu Kodim 0713/Brebes, Kodim 0709/Kebumen, Kodim 0715/Kendal, dan Kodim 0728/Wonogiri. Selama 30 hari penuh, personel gabungan TNI, Polri, dan pemerintah daerah bahu-membahu menyelesaikan sasaran fisik berupa infrastruktur jalan dan jembatan, serta sasaran nonfisik seperti penyuluhan kesehatan dan wawasan kebangsaan. Program ini berjalan sukses dengan mengedepankan semangat gotong royong sesuai tema utama yang diusung, yakni "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa."


Keberhasilan memborong berbagai juara dalam ajang jurnalistik nasional ini menjadi bukti bahwa publikasi memiliki peran vital dalam menyukseskan program pembangunan pemerintah. Dengan narasi yang kuat dan informatif, hasil kerja keras personel di lapangan dapat teramplifikasi sehingga menciptakan dukungan publik yang masif terhadap program-program TNI. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kodam IV/Diponegoro untuk terus berinovasi dalam mengomunikasikan pengabdian TNI, guna mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi kedaulatan dan kesejahteraan NKRI. (Pendam IV/Diponegoro)

Senin, 13 April 2026

Kodim Pekalongan Gelar Latnister Triwulan II 2026, Tingkatkan Kemampuan Babinsa


KOTA PEKALONGAN – Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan kegiatan Latihan Teknis Teritorial (Latnister) Triwulan II Tahun 2026 sebagai bagian dari program kerja rutin satuan kewilayahan, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin Pasi Ops Kodim 0710/Pekalongan Kapten Cpl Riswiharno, dengan melibatkan 20 orang penyelenggara serta diikuti oleh 50 peserta yang merupakan Babinsa dari jajaran Koramil Kodim 0710/Pekalongan.

Latnister tersebut direncanakan berlangsung selama lima hari ke depan dengan materi yang berfokus pada peningkatan kemampuan teknis teritorial para prajurit, khususnya dalam bidang pembinaan teritorial (Binter).

Adapun materi yang diberikan meliputi ketatalaksanaan Binter, di antaranya kemampuan menyusun pengumpulan data teritorial, menganalisa kejadian melalui tabulasi data dan klasifikasi wilayah, hingga merumuskan rencana kegiatan serta menyusun laporan Binter.

Selain itu, peserta juga dibekali materi sistem perencanaan dan pengendalian (Sisrendal) Binter, seperti penyusunan petunjuk teritorial, analisa potensi wilayah (Anpotwil), analisa potensi pertahanan (Anpothan), hingga penyusunan rencana kegiatan Binter (Renbinter), telaahan Binter (Telbinter), serta pelaksanaan program Binter (Progbinter).

Pasi Ops Kapten Cpl Riswiharno selaku Komandan Latihan menyampaikan bahwa, melalui kegiatan ini diharapkan kemampuan teknis prajurit kewilayahan, khususnya para Babinsa, dapat terus terpelihara dan meningkat dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

"Latnister ini juga menjadi sarana untuk memperkuat profesionalisme aparat teritorial dalam menjalankan fungsi pembinaan wilayah serta menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah binaan", ungkap Kapten Riswiharno saat diwawancara tim penerangan Kodim 0710/Pekalongan.  

Jumat, 10 April 2026

Semangat Gotong Royong, Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Domiyang Terus Berjalan


Pekalongan – Progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan terus menunjukkan perkembangan positif. Anggota Koramil 13/Paninggaran bersama warga setempat tampak bersemangat melangsir material berupa pasir dan batu, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong sebagai bentuk kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur desa. Material yang dilangsir nantinya akan digunakan untuk memperkuat konstruksi jembatan.

Di tengah kondisi medan yang cukup menantang, semangat kebersamaan tetap terjaga. Warga dan anggota TNI bahu-membahu mengangkut material demi kelancaran pembangunan jembatan yang diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi dan perekonomian masyarakat setempat.  

Kamis, 09 April 2026

Pangdam IV/Diponegoro pimpin Pengamanan Kunjungan Presiden di Magelang


Magelang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. memimpin tugas pengamanan VVIP Presiden RI dalam rangka kunjungan Presiden Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Magelang, Kamis (2/4/2026).

Seluruh pasukan pengamanan Kodam IV/Diponegoro  digelar sesuai sektor tugas dan tanggungjawabnya guna menjamin dan memastikan seluruh rangkaian kunker Presiden RI berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Dalam tugas Pengamanan VVIP tersebut, juga melibatkan perbantuan personel dari unsur Polri dan Pemda sesuai kebutuhan di sektor Pam Terluar. Sinergi lintas instansi ini menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan situasi kondusif selama rangkaian kunjungan berlangsung.

Menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto, proses sterilisasi dilakukan secara ketat di kawasan pabrik PT VKTR Sakti Industries. Pengawasan akses masuk, pengamanan perimeter, serta pengendalian area dilakukan berlapis untuk memastikan standar keamanan terpenuhi secara maksimal.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden dijadwalkan meninjau sekaligus meresmikan fasilitas produksi kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan industri ramah lingkungan dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Dengan kesiapan personel di lapangan serta koordinasi yang solid antarinstansi, pengamanan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh pihak serta memastikan seluruh rangkaian kunjungan Presiden RI di Magelang berjalan tanpa hambatan. (Pendam IV/Diponegoro) 

Selasa, 07 April 2026

Progres Jembatan Gantung Garuda di Wonopringgo, TNI dan Warga Rakit Rangka Besi Pondasi


PEKALONGAN – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Galang Pengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan terus menunjukkan progres.

Anggota Koramil 07/Wonopringgo bersama warga setempat bahu-membahu melaksanakan perakitan rangka besi untuk pondasi jembatan, sebagai bagian penting dalam tahapan konstruksi, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan gotong royong ini dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan sekaligus memastikan kekuatan struktur pondasi jembatan nantinya.

Dengan semangat kebersamaan, personel TNI dan masyarakat terlihat kompak dalam menyusun dan merakit rangka besi yang akan digunakan sebagai dasar penopang jembatan gantung tersebut.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi warga, memperlancar mobilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.