Tampilkan postingan dengan label kabupaten pekalongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kabupaten pekalongan. Tampilkan semua postingan
Kamis, 09 Oktober 2025

Kodim Pekalongan Kerahkan Satu Peleton Pada Apel Kesiapsiagaan Bencana


Pekalongan – Guna mengantisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana Alam. 

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Setda Kabupaten Pekalongan ini melibatkan seluruh komponen terkait, mulai dari TNI, Polri, hingga instansi pemerintah daerah, Kamis (9/10/2025). 

Komando Distrik Militer (Kodim) 0710/Pekalongan turut serta dengan menurunkan satu peleton prajuritnya, menunjukkan komitmen dan kesiapan TNI dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah teritorialnya.

Apel gabungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman. Wakil Bupati didampingi oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf, dan Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0710/Pekalongan, Mayor Cpl Yulian Cahyono, yang mewakili Dandim 0710/Pekalongan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sukirman menekankan pentingnya sinergi, koordinasi, dan kesiapan seluruh pihak. 

"Kehadiran seluruh elemen bangsa dalam apel ini menjadi bukti komitmen kita bersama untuk melindungi masyarakat Pekalongan dari ancaman bencana. Kesiapsiagaan dan respon yang cepat sangat menentukan dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkan," ujarnya.

Selain pasukan dari Kodim 0710/Pekalongan, apel kesiapsiagaan ini juga diikuti oleh unsur-unsur lain, yaitu Peleton Dalmas Polres Pekalongan, Peleton Satlantas Polres Pekalongan, Peleton Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan, Peleton BPBD Kabupaten Pekalongan dan Peleton Satpol PP Kabupaten Pekalongan.

Keikutsertaan berbagai peleton tersebut menunjukkan adanya kolaborasi yang solid dan terpadu antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Melalui apel ini, diharapkan seluruh personel siaga bencana dapat meningkatkan kapasitas dan koordinasi, sehingga mampu bergerak cepat, terarah, dan efektif apabila terjadi bencana di wilayah Kabupaten Pekalongan.  

Sabtu, 29 Maret 2025

Aliansi Masyarakat Pekalongan Raya Gelar Aksi Solidaritas Dukung Penuh untuk UU TNI

 


Pekalongan, – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pekalongan Raya (AMPR) menggelar aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan terhadap Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI). Aksi ini berlangsung pada Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 15.30 hingga 16.45 WIB, di kompleks Jl. Raya Tugu 0 KM, Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Sebanyak 150 peserta hadir dalam aksi ini dengan penuh semangat, membawa berbagai spanduk dan pamflet bertuliskan dukungan terhadap UU TNI. Beberapa di antaranya berbunyi:

"Masyarakat Kab. Pekalongan Mendukung Disahkannya RUU TNI Demi Tegaknya NKRI Harga Mati"

"1000% Dukung Penuh RUU TNI"

"RUU TNI Pilihan Tepat, Rakyat Pekalongan Ora Sambat"

"Kami Selalu Bersama TNI Sampai Raga Ini Tak Bernyawa Lagi"

"TNI Untuk Negeri, UU TNI Kami Dukung"

Aksi ini dipimpin oleh dua koordinator lapangan, yakni Nursalim alias Komprong dan Cahyo. Dalam orasinya, mereka menegaskan pentingnya UU TNI dalam memperkuat peran TNI sebagai garda terdepan pertahanan negara. Mereka juga menyampaikan pernyataan sikap bersama, di antaranya:

1. Mendukung penuh UU TNI yang telah disahkan oleh DPR RI.

2. Menolak anggapan bahwa UU TNI berkaitan dengan Orde Baru.

3. Mengapresiasi peran TNI dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

4. Menyatakan bahwa TNI selalu hadir dan dekat dengan rakyat.

5. Menegaskan bahwa TNI dan rakyat adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan.

Aksi ini berlangsung dengan tertib dan damai, tanpa gangguan atau insiden yang mengganggu ketertiban umum. AMPR menegaskan bahwa dukungan ini adalah bentuk kepedulian masyarakat Pekalongan terhadap peran strategis TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Para peserta berharap bahwa dengan adanya UU TNI, sinergi antara rakyat dan TNI semakin kuat demi mewujudkan Indonesia yang lebih aman dan sejahtera.
Rabu, 22 Januari 2025

Prajurit Kodim Pekalongan Terus Lakukan Pencarian Korban Tanah Longsor di Desa Kasimpar


Pekalongan – Prajurit dari Kodim 0710/Pekalongan terus melaksanakan upaya pencarian korban bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono. Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Inf Rizky Aditya, menginformasikan bahwa hingga saat ini, tim pencarian telah berhasil menemukan 21 korban, sementara 5 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Bencana tanah longsor yang melanda wilayah tersebut terjadi akibat cuaca ekstrem yang mengakibatkan hujan deras selama beberapa hari berturut-turut. Tim gabungan yang terdiri dari prajurit TNI, Polri, BPBD, serta relawan masyarakat setempat, bekerja tanpa mengenal lelah dalam upaya mencari dan mengevakuasi korban yang masih hilang.

“Pencarian akan terus dilakukan hingga semua korban dapat ditemukan. Kami berkomitmen untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga korban yang terdampak bencana ini,” ungkap Letkol Inf Rizky Aditya.

Selain pencarian korban, Tim juga melakukan assesment terhadap kerusakan infrastruktur yang disebabkan oleh tanah longsor dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Dandim mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi dari pihak berwenang terkait situasi cuaca.

Pihak Kodim 0710/Pekalongan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keselamatan dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh tim penanggulangan bencana.  

Senin, 06 Januari 2025

Dandim Pekalongan Hadiri Launching Program Makan Bergizi Gratis di SDN Rowokembu



Pekalongan – Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya menghadiri Launching program Makan Bergizi Gratis yang diselenggarakan di SDN Rowokembu Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan pada Senin (6/1/2025). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Pemerintahan Prabowo-Gibran yang bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.

Acara tersebut dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional Kabupaten Pekalongan dan juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Muhammad Kholid, Wakapolres Pekalongan, Kepala Dinas Kesehatan, perwakilan dari Kejaksaan, anggota DPRD, serta kepala sekolah, dewan guru, dan siswa-siswi SDN Rowokembu.

Pada kesempatan tersebut Letkol Inf Rizky Aditya menyampaikan komitmen TNI-Polri dalam mendukung suksesnya program Makan Bergizi Gratis bahwa pihaknya dari Kodim 0710/Pekalongan bersama dengan instansi terkait akan berupaya memastikan kelancaran program ini. 

“Kami TNI-Polri siap untuk mendukung penuh pelaksanaan kebijakan Pemerintahan Prabowo-Gibran demi kesejahteraan dan masa depan anak-anak bangsa," ujar Dandim.

Dandim Rizky juga menambahkan bahwa dapur pelayanan gizi di Kabupaten Pekalongan saat ini berada di Kecamatan Wonopringgo. Kedepan, layanan serupa akan diperluas ke tiga kecamatan lainnya yakni Bojong, Kesesi, dan Sragi guna menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Muhammad Kholid mengapresiasi sinergi dan dukungan dari berbagai pihak dalam merealisasikan program tersebut. 

"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini. Semoga pelaksanaan Makan Bergizi Gratis berjalan sukses dan mampu menciptakan generasi Indonesia yang cerdas dan sehat," kata Kholid.

Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan siswa sekaligus mendorong prestasi belajar mereka. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan implementasi yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh anak-anak di berbagai daerah di Indonesia.

  

Kamis, 26 Desember 2024

Anggota TNI Kodim Pekalongan Latih Siswa SMK Muhammadiyah Bligo melalui Kegiatan Outbond


Pekalongan – Anggota TNI Kodim 0710/Pekalongan memberikan pelatihan kegiatan outbond kepada 105 siswa SMK Muhammadiyah Bligo Kecamatan Buaran dalam rangka program Outing Class. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, dengan pendampingan dari para guru sekolah, Kamis (27/12/2024).

Dipimpin oleh Serma Sudiro bersama lima anggota lainnya, kegiatan ini bertujuan untuk melatih fisik, mental, dan kerja sama antar siswa. Beberapa materi yang diberikan meliputi Simulasi Halang Rintang, Permainan Antar Kelompok, Rayapan Tali Satu, Jembatan Tali Dua, Turun Naik Tebing, hingga Flying Fox.

Menurut Serma Sudiro, kegiatan ini dirancang untuk mengasah keterampilan sekaligus membangun karakter peserta. “Kami berharap kegiatan ini dapat melatih keberanian, kekompakan, dan kedisiplinan para siswa, yang nantinya akan berguna untuk kehidupan mereka di masa depan,” ujarnya.



Kegiatan berlangsung penuh antusiasme, dengan para siswa mengikuti setiap tantangan yang diberikan dengan semangat sehingga mereka mendapat pengalaman ini sangat menyenangkan dan juga merasa lebih percaya diri setelah mencoba berbagai rintangan.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Bligo Luqman Hakim dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi dukungan Kodim 0710/Pekalongan. “Kami sangat berterima kasih atas partisipasi TNI dalam program Outing Class ini. Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukatif yang sangat bermanfaat bagi siswa,” ujarnya.

Kegiatan outbond ini diakhiri dengan sesi refleksi dan penyampaian pesan dari tim TNI untuk terus menjaga semangat kerja sama dan kedisiplinan. Program seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan untuk membentuk generasi muda yang tangguh, berani, dan berkarakter.

  

Senin, 03 April 2023

Tinggi Tanaman Padi 45 cm, Serka Rohani Terus Lakukan Perawatan Agar Panen Maksimal


Pekalongan - Guna mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 05/Kesesi Kodim 0710/Pekalongna  Serka Rohani menggarap sawah miliknya dengan menanam padi. 

Lahan sawah dengan luas 0,88 Hektar tersebut ditanami padi jenis Inpari 32.88 dan ditanam pada tanggal 11 Februari 2023 yang bertempat di Desa Watupayung Kecamatan Kesesi. 

Dijelaskan Serka Rohani bahwa saat ini sedang dilakukan pengecekan tanaman padi dari serangan hama dan melanjutkan pembersihan rumput liar, Selasa (4/4/2023).

"Saat ini sedang dilakukan pemupukan dan umur tanaman padi saat ini telah mencapai 45 hari serta tinggi tanaman rata - rata 32 cm", ungkap Serka Rohani.

Ia juga mengatakan, selain untuk menambah ekonomi rumah tangga, dirinya menanam padi untuk membantu kebutuhan beras di wilayah Kabupaten Pekalongan khususnya Kecamatan Kesesi sehingga stok pangan dapat tercukupi serta secara tidak langsung turut membantu ketahanan pangan nasional. 

Selasa, 14 Februari 2023

Rawan Tumbang, Petugas Gabungan Pangkas Pohon di Sepanjang Jalan Utama Kajen


Pekalongan – Guna meminimalisir terjadinya bencana yang diakibatkan oleh pohon tumbang serta memaksimalkan pelayanan listrik kepada masyarakat, PT. PLN (Persero) UP 3 mengadakan kegiatan pemotongan pohon yang berlokasi di sepanjang jalan utama mulai dari tugu Nol Kilometer sampai dengan pertigaan kulu Asri Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/2/23)

Kegiatan melibatkan beberapa instansi seperti TNI, Polri, DPU Taru, Binamarga Provinsi Jawa Tengah, Dinas Perkim LH dan  BPBD Kabupaten Pekalongan yang berjumlah kurang lebih 150 orang.

Danramil 03/Kajen Kapten Inf Nurkhan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, kegiatan dilaksanakan atas inisiasi dari PT PLN yang bertujuan untuk menjalin sinergitas yang baik dalam mencegah terjadinya bencana.

“ Kegiatan ini adalah atas inisiasi dari PLN dengan harapan pekerjaan bisa terlaksana dengan baik dan cepat selesai sehingga tindak mengganggu pengguna jalan maupun pemadaman listrik yang terlalu lama”,jelas Kapten Nurkhan.

Ia juga berpesan kepada masyarakat agar lebih waspada terutama saat ada angin kencang disertai hujan terutama yang rumahnya dekat dengan pohon-pohon besar yang rawan tumbang.

“kami berharap warga untuk lebih berhati-hari dan segera melapor apabila ada pohon yang sekiranya rawan tumbang baik di pinggir jalan maupun di dekat rumah warga”,pungkasnya.

Sementara itu, Asisten Manager UP3 PLN Pekalongan, Yudi Daryadi menyampaikan, kegiatan pemotongan pohon dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya bencana yang bisa merugikan masyarakat serta untuk memaksimalkan pasokan listrik kepada warga.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah tidak lain tidak bukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan cara membuat aliran listrik ini masuk ke warga dengan handal”,jelasnya.

Ia juga sangat mengapresiasi atas sinergitas yang terjalin sangat baik antara PLN dengan TNI, Polri dan Stekholder yang hadir sehingga kegiatan bisa berjalan dengan baik aman dan lancar.    

Kamis, 19 Januari 2023

Dalam Sehari, Dua Warga Pekalongan Ditemukan Meninggal Di Sungai

 

PEKALONGAN - Warga Karanganyar Kabupaten Pekalongan digegerkan oleh penemuan dua mayat di aliran sungai Sengkarang pada Kamis (19/1/2023). 

Awal penemuan bermula saat seorang buruh pencari material sungai bernama Mufidah (40) melihat sesosok mayat tersandar di bebatuan sungai.

Setengah panik, Mufidah kemudian melaporkan kejadian kepada Kades Kayugeritan, Suyatno (57) yang langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Polisi selanjutnya melakukan cek lokasi dan melakukan penyisiran. Namun dari hasil penelusuran di lapangan, ternyata ada satu mayat lagi yang ditemukan di sungai Sengkarang. 

Kedua mayat tersebut langsung dibawa ke RS Kajen untuk menjalani visum, setelah petugas melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi 

Merinci peristiwa yang terjadi, Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria mengatakan dua mayat tersebut ditemukan pada jam yang berbeda. 

"Benar dua mayat ditemukan di aliran sungai Sengkarang, desa Kayugeritan, Pekalongan. Dua mayat tersebut ditemukan pada jam yang berbeda. Mayat pertama ditemukan jam 07.15 wib dan mayat kedua ditemukan jam 12.30 wib. Dua-duanya sudah teridentifikasi dan sudah divisum di RSUD Kajen," kata Arief dalam keterangan tertulisnya

Adapun identitas mayat yang ditemukan adalah  Didik Maryoko (35), laki-laki, warga Kecamatan Bandar Kabupaten Batang dan Setyo Meinarno (39), laki-laki, warga Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Arief menuturkan, dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan dari kedua mayat. Saat ini, keduanya telah dikembalikan ke keluarganya masing-masing untuk dimakamkan.

"Keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Setelah diserahkan keluarga masing-masing, kedua jenazah langsung dimakamkan," tandasnya

Selasa, 10 Januari 2023

Kerukukunan Antar Umat Beragama di Kabupaten Pekalongan Sangat Baik


Pekalongan - Perkumpulan Umat Kristen (Perkumkris) Kabupaten Pekalongan menggelar perayaan Natal bersama ASN, TNI-Polri dan umat kristiani dengan tema " Pulanglah mereka ke negeri nya melalui jalan lain( matius 5), kegiatan bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Senin (9/1/23) malam.

Kegiatan tersebut  merupakan wahana  bertasamuh Guyub rukun  antar umat beragama.  Mengajak semua pihak bersama sama bergandengan tangan membangun dan menjaga wilayah baik di bidang fisik maupun non fisiknya,  menuju Kabupaten Pekalongan yang makin takwa,  sejahtera dan maju. 

Ada pemandangan menarik pada kegiatan tersebut, selain dihadiri oleh bupati dan pejabat forkompinda, FKUB dan dijaga oleh TNI-Polri serta Satpol PP juga Nampak disitu ormas islam seperti banser dan komponen masyarakat lintas agama. Kepedulian dan kerukunan antar umat lintas agama di kabupaten memang benar benar solid.

Disampaikan Dandim 0710/Pekalongan melalui Perwira Penghubung Mayor Kav Muhammad Purbo Suseno yang hadir dalam kesempatan tersebut, bahwa kerukunan antar umat ber agama diwilayah Kabupaten Pekalongan benar-benar terasa dan nyata adanya pada perayaan Natal tersebut.

“ TNI, Polri, Sapol PP dan Ormas Islam bersatu guyup rukun saling menjaga, dan ini adalah pemandangan yang indah, karena dengan persatuan dan kesatuan tanpa memandang ras, suku dan agama maka persatuan dan kesatuan NKRI akan tetap utuh dan berdiri tegak”,Terang Pabung.

Pabung juga berharap, kondisi seperti ini akan terus terjaga sehingga kerukunan antar umat ber agama khususnya diwilayah Kabupaten akan semakin kokoh dan solid.

Dikesempatan yang sama, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq juga menyampaikan bahwa toleransi umat beragama di Kabupaten Pekalongan sangat baik, hal itu terbukti dengan perayaan natal ini saat ini banyak komponen masyarakat dari lintas agama yang hadir dan ikut menjaga.

“ Kabupaten Pekalongan terkenal dengan Kota Santri, namun demikian toleransi antar umat beragama disini sangat baik dan ini bisa menjadi contoh, bisa kita lihat pada perayaan Natal kali ini selain TNI Polri, Banser juga ikut menjaga keamanan sehingga yang merayakan natal bisa berjalan aman dan lancar”,tandasnya   

Minggu, 18 Desember 2022

Wakil Bupati Pekalongan Pimpin Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2022


Pekalongan - Bertempat di lapangan Setda Kabupaten Pekalongan telah dilaksanakan kegiatan Upacara dalam rangka memperingati Hari Bela Negara ke-74 T Tahun 2022, dengan mengusung tema “ Bangkit Bela Negaraku Jaya Indonesiaku “

Bertindak sebagai Irup Upacara adalah Wakil Bupati Pekalongan, H. Riswadi, dan diikuti oleh TNI, Polri dan ASN Kabupaten Pekalongan yang berjumlah kurang lebih 500 orang.

Usai memimpin upacara, Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi menyampaikan, bahwa sangat penting untuk terus mengingatkan kepada semua warga negara dalam ikut menjaga keutuhan negara kesatuan Indonesia.

“ Sebagai warga negara yang tunduk kepada Pancasila dan undang-undang dasar 1945, maka sangat penting untuk terus mengingatkan bahwa bela negara itu penting, cinta tanah air itu penting demi untuhnya NKRI”,terang Wabup.

Dengan upacara peringatan yang dilaksanakan tersebut, H Riswadi menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan juga sebagai wujud kecintaan kita sebagai warga negara dan sebagai pelayan publik ASN akan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.


Dikesempatan yang sama, mewakili Dandim 0710/Pekalongan Danramil 03/Kajen Kapten Inf Nurkhan menyampaikan bahwa seluruh warga negara berhak dan harus ikut dalam bela negara, karena dengan keikutsertaan seluruh warga negara maka keutuhan NKRI akan semakin kuat.

“ Dengan peringatan Hari Bela Negara ini, kita diingatkan kembali tentang pentingnya seluruh warga negara untuk ikut bela negara, karena dengan bela negara NKRI akan semakin solid dan kuat”,tandasnya.