Tampilkan postingan dengan label TMMD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TMMD. Tampilkan semua postingan
Kamis, 05 Maret 2026

Jarak Lebih Dekat, Itulah Senyum Kebanggaan Petani Cikuya Saat Jalan Baru TMMD Terwujud


BREBES – Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes benar-benar membawa perubahan nyata bagi urat nadi ekonomi warga Desa Cikuya. Memasuki fase akhir pelaksanaan pada Jumat (06/03/2026), manfaat pembangunan infrastruktur jalan kini sudah mulai dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.


Dua orang petani setempat, Ibu Wastem (35) dan Ibu Wati (30), tidak dapat menyembunyikan rasa syukur dan bahagianya saat melintasi jalan yang kini kondisinya sudah jauh lebih layak dibandingkan sebelumnya.


Bagi Ibu Wastem, perbaikan jalan melalui program TMMD ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia mengaku, sebelum adanya sentuhan dari Satgas TMMD, akses menuju lahan pertanian mereka cukup menyulitkan, terlebih saat musim penghujan.


"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI. Program TMMD dari Kodim Brebes ini hasilnya sudah terlihat jelas. Sekarang kalau mau pergi ke sawah jalannya sudah bagus dan nyaman dilalui," ujar Ibu Wastem dengan wajah sumringah.


Senada dengan rekannya, Ibu Wati menambahkan bahwa keberadaan jalan yang representatif ini sangat membantu dalam mengangkut hasil panen maupun pupuk. Efisiensi waktu dan tenaga kini menjadi keuntungan yang dirasakan langsung oleh para petani di Desa Cikuya.


"Dulu jalannya susah, sekarang sudah lancar. Manfaatnya langsung kami rasakan. Terima kasih TNI yang sudah peduli dengan desa kami," tambah Ibu Wati.


Terpisah, Dansatgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyatakan bahwa kepuasan warga adalah indikator utama keberhasilan program ini. Tujuan utama TMMD memang untuk menyasar wilayah-wilayah yang membutuhkan percepatan pembangunan agar kesejahteraan masyarakat meningkat.


"Mendengar langsung apresiasi dari warga seperti Ibu Wastem dan Ibu Wati menjadi penambah semangat bagi para prajurit di lapangan. Jalan ini dibangun dari rakyat dan untuk rakyat. Semoga dengan akses yang lebih baik, produktivitas pertanian di Desa Cikuya semakin meningkat," tutur Dansatgas.


Pembangunan jalan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam TMMD Reguler ke-127 di Cikuya. Dengan sisa waktu yang ada, Satgas terus melakukan penyempurnaan (finishing) agar saat penyerahan nanti, seluruh fasilitas dapat dipergunakan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat.


Ditambahkan Dandim bahwa TMMD Ke-127 Kodim 0713 Brebes disamping Program TNI AD dan Mabes TNI yang dilaksanakan sesuai perintah Komando atas, Di Desa Cikuya juga melaksanakan Program Unggulan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Diantaranya TNI Manunggal Air dengan membuat Bak Penampung dan Pompanisasi untuk kebutuhan Air Bersih untuk warga, Pengairan sawah, Perkebunan hingga untuk kebutuhan peternakan, selain itu juga ada Jambanisasi (MCK), Penanganan Stunting, Dukungan Makanan Bergizi dan Penghijauan melalui penanaman pohon. (Pradista)  

Rabu, 04 Maret 2026

Wujudkan Sanitasi Layak, Satgas TMMD Pasang Toren Air di Mushola Al-Badriah Desa Cikuya


BREBES – Satuan Tugas (Satgas) TMMD Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes terus mengebut pengerjaan sasaran fisik di Desa Cikuya. Pada Kamis (05/03/2026), anggota Satgas memfokuskan kegiatan pada pemasangan toren air untuk keperluan Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) di Mushola Al-Badriah, Dukuh Kopi.

Pemasangan fasilitas air bersih ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam meningkatkan infrastruktur dasar dan kesehatan lingkungan bagi warga di lokasi sasaran TMMD. Mushola Al-Badriah, yang menjadi pusat ibadah warga setempat, kini memiliki sistem penampungan air yang lebih memadai untuk mendukung kegiatan bersuci maupun kebutuhan sanitasi lainnya.

Dansatgas TMMD Reguler ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa ketersediaan air bersih di tempat ibadah menjadi salah satu prioritas dalam program fisik tahun ini.

"Kami ingin memastikan bahwa fasilitas umum seperti Mushola tidak hanya kokoh bangunannya, tapi juga memiliki sanitasi yang layak. Dengan adanya toren air ini, jamaah dapat lebih nyaman dalam menjalankan ibadah," ujar Letkol Inf Ambariyantomo.

Kegiatan ini mendapat apresiasi mendalam dari warga setempat. Bapak Abdul Hamid (65), selaku Takmir Mushola Al-Badriah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian para prajurit TNI.

"Selama ini kami cukup kesulitan dalam pengaturan debit air saat jamaah ramai. Dengan bantuan pemasangan toren dari bapak-bapak TNI, kebutuhan air untuk wudhu dan MCK jadi lebih terjamin. Kami sangat berterima kasih kepada Kodim Brebes," ucap Abdul Hamid.

Hingga memasuki minggu kedua pelaksanaan TMMD Reguler ke-127, berbagai progres fisik di Desa Cikuya terus menunjukkan perkembangan positif berkat sinergitas antara anggota Satgas dan gotong royong masyarakat setempat.(Pradista) 

Minggu, 01 Maret 2026

Dandim Pekalongan Tinjau Pengaspalan Jalan TMMD di Desa Werdi, Targetkan Rampung Maret


Pekalongan - Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang meninjau langsung progres pengerjaan pengaspalan jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Werdi, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

"Hari ini saya pribadi melaksanakan peninjauan tentang progres TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Werdi. Di sini kita melaksanakan pengaspalan jalan dengan panjang kurang lebih 791 meter dan lebar 3 hingga 3,5 meter," ujar Letkol Arm Garry Herlambang saat ditemui di lokasi kegiatan, Minggu (1/3/2026).

Menurut Dandim, pengerjaan jalan ini memiliki tantangan tersendiri karena kondisi geografis yang menanjak serta cuaca ekstrem. Hujan yang turun hampir setiap hari di wilayah Paninggaran menjadi hambatan utama dalam proses pengaspalan.

"Tantangan utamanya adalah kondisi cuaca, di mana hujan turun hampir setiap hari. Kami harus berlomba dengan waktu karena target penyelesaian adalah tanggal 11 Maret mendatang," tuturnya.

Selain cuaca, proses pelangsiran material juga menjadi kendala karena truk pengangkut tidak bisa langsung mencapai titik lokasi. Material harus dipindahkan secara bertahap agar tidak merusak badan jalan yang sudah ada.

Meski demikian, Letkol Arm Garry optimistis proyek ini akan selesai tepat waktu berkat sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat setempat.

"Saat ini progresnya sudah mencapai sekitar 50 persen. Dengan semangat gotong royong warga, perangkat desa, dan Koramil, kami terus berupaya menyelesaikan pekerjaan ini," tambahnya.

Jalan yang sedang dibangun tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Sukoharjo di Kecamatan Kandangserang dengan Desa Werdi di Kecamatan Paninggaran. Jalur ini merupakan pusat urat nadi perekonomian bagi warga kedua kecamatan.

"Dulu ini adalah jalur ekonomi utama. Dengan adanya pengaspalan ini, diharapkan masyarakat tidak perlu memutar jauh lagi, sehingga waktu tempuh lebih singkat dan dapat membantu meningkatkan taraf perekonomian warga di sekitar Desa Sukoharjo maupun Desa Werdi," pungkas Dandim.

Program TMMD Sengkuyung ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pelosok guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  

Kamis, 06 November 2025

TMMD Sengkuyung Tahap IV 2025 Resmi Ditutup, Wujudkan Karya Nyata di Kelurahan Setono


Kota Pekalongan – Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang digelar Kodim 0710/Pekalongan di Kelurahan Setono secara resmi telah ditutup. 

Upacara penutupan berlangsung khidmat di Lapangan Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, menandai keberhasilan penyelesaian serangkaian kegiatan fisik dan non-fisik untuk masyarakat, Kamis (6/11/2025).

Pada kesempatan tersebut, dilakukan serah terima simbolis hasil program TMMD dari Komandan Kodim (Dandim) 0710/Pekalongan yang diwakili oleh  Pabung Mayor Cpl Yulian Cahyono kepada Pemerintah Kota Pekalongan, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Pekalongan, Sriyana.

Pabung Mayor Cpl Yulian Cahyono menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan TMMD Sengkuyung telah diselesaikan 100 persen. Capaian sasaran fisik berupa pengerasan jalan dengan pengecoran beton sepanjang 244 meter dan lebar 3 meter. Sementara sasaran non-fisik tercapai melalui berbagai penyuluhan yang bermanfaat bagi peningkatan kapasitas warga.

"Kodim 0710/Pekalongan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, instansi terkait, dan seluruh masyarakat Kelurahan Setono yang telah bekerja sama dan bergotong royong. Sinergi inilah yang membuat kegiatan TMMD ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses," ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPMPPA Kota Pekalongan, Sriyana mengapresiasi dan menyebut TMMD sebagai hasil karya nyata yang lahir dari kebersamaan TNI dengan rakyat.

"TMMD ini benar-benar hasil karya nyata manunggal bersama rakyat, khususnya di Kelurahan Setono. Terbukti, dari awal kami memantau, kondisi jalan sebelumnya rusak dan sering tergenang air saat hujan. Kini, berkat program TMMD, jalan tersebut telah dicor dan selesai, siap untuk dimanfaatkan oleh masyarakat," ungkap Sriyana.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodim 0710/Pekalongan, serta semua instansi dan masyarakat yang terlibat. Sriyana berpesan kepada warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan TMMD tersebut.

"Kami berpesan kepada masyarakat untuk dapat menjaga dengan baik hasil pembangunan TMMD ini, agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan untuk kemaslahatan bersama," pungkasnya.

Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap IV ini menandai terwujudnya satu lagi komitmen TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, memperkuat tali sinergi antara komponen bangsa.

Sementara itu Ketua RW I Kelurahan Setono, Khudori mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Pemerintah Kota Pekalongan serta instansi terkait yang telah membantu peningkatan jalan berupa pengecoran beton. Diceritakan, dulunya jalan ini rusak dan sangat rendah sehingga jika musim hujan terjadi banjir dan menggenang lama. 

"Terima kasih kepada TNI, Pemerintah Kota Pekalongan dan unsur terkait yang membangun jalan di kampung kami, semoga jalannya awet dan bermanfaat serta tidak banjir lagi", pungkasnya 

Dandim Pekalongan Tutup TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 di Desa Domiyang


Pekalongan – Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihallauw Garry Herlambang secara resmi menutup gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 dengan upacara penutupan yang digelar di Lapangan Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Rabu (6/11/2025).

Upacara penutupan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Wakil Bupati Pekalongan Sukirman, Kabaglog Polres Pekalongan Kompol Busono, dan  para tamu undangan serta masyarakat setempat.

Penutupan TMMD secara simbolis ditandai dengan penyerahan hasil kegiatan TMMD oleh Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihallauw Garry Herlambang kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Penyerahan ini menjadi bukti nyata penyelesaian program TMMD yang dilaksanakan selama satu bulan penuh.

Pada kesempatan tersebut, Dandim Letkol Arm Ihallauw Garry Herlambang menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap IV telah berjalan sukses dan diselesaikan tepat waktu dalam kurun 30 hari. Capaian sasaran fisik berupa peningkatan jalan dengan pengaspalan sepanjang 1.092 meter dan lebar 3 meter, yang terbagi dalam dua segmen.

"Selain sasaran fisik, TMMD ini juga menyasar non-fisik melalui berbagai penyuluhan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat Desa Domiyang," jelas Dandim.

Sementara itu, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodim 0710/Pekalongan, atas sinergi dan kontribusi nyatanya dalam pembangunan infrastruktur di pelosok desa.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada TNI, Polri, instansi terkait, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Semangat gotong royong dalam program TMMD ini sangat membanggakan," ujar Bupati Fadia.

Bupati juga berharap agar jalan yang telah dibangun dapat dijaga dan dipelihara bersama-sama oleh masyarakat. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian warga setempat.

"Jalan ini adalah aset kita bersama. Mari kita jaga bersama agar tetap awet dan membawa manfaat untuk kemajuan ekonomi masyarakat Desa Domiyang," pungkasnya.

Dengan ditutupnya TMMD Tahap IV ini, diharapkan hasil pembangunan fisik dan non-fisik dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara TNI dengan warga.  

Kamis, 30 Oktober 2025

TMMD Sengkuyung Tahap IV Kodim Pekalongan Wujudkan Setono Bebas Banjir


Kota Pekalongan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang digelar Kodim 0710/Pekalongan di Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, memasuki tahap penyelesaian, Kamis (30/10/2025).

Program yang fokus pada peningkatan kualitas infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi permanen terhadap masalah banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Sasaran fisik TMMD kali ini adalah peningkatan jalan dengan melakukan pengecoran di Jalan Sehati Wali, RT 02/RW 02, Kelurahan Setono. Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pengecoran jalan sepanjang 244 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan yang bervariasi antara 0,25 hingga 0,48 meter, menjadikan struktur jalan lebih kokoh dan elevasi yang lebih tinggi.

Lurah Setono, Hartini Wigatiningsih, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas diselenggarakannya TMMD di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran program ini menjawab langsung keluhan warga selama bertahun-tahun.

“Dulu jalan ini rusak dan selalu tergenang air saat hujan. Dengan adanya TMMD, jalan nantinya tidak hanya menjadi bagus, tetapi juga bebas dari banjir karena pengerjaan pengecorannya dilakukan dengan peninggian yang cukup,” ujar Lurah Hartini, optimis.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kelurahan Setono yang telah menunjukkan antusiasme dan semangat gotong royong yang luar biasa. Partisipasi aktif warga dalam membantu personel TNI selama proses pengerjaan menjadi kunci kelancaran kegiatan TMMD ini.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong inilah yang kita butuhkan untuk membangun Setono menjadi lebih baik,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Lurah Hartini berpesan kepada masyarakat untuk turut serta menjaga aset infrastruktur yang telah dibangun dengan baik. Ia mengimbau agar jalan yang baru ini tidak digunakan untuk kendaraan dengan muatan yang melampaui batas tonase yang ditentukan.  

Selasa, 28 Oktober 2025

Dandim Pekalongan Tinjau Pelaksanaan TMMD di Desa Domiyang


Pekalongan –  Kodim 0710/Pekalongan terus memantau progres pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 di Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. 

Dandim 0710/Pekalongan Letkol Arm Ihallauw Garry Herlambang, secara langsung melaksanakan peninjauan ke lokasi untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana, Selasa (28/10/2025).

Pada peninjauan yang dilakukan di hari ke-21 pelaksanaan TMMD, Dandim Ihallauw menyampaikan bahwa capaian sasaran fisik sudah menunjukkan hasil yang signifikan.

“Alhamdulillah, untuk sasaran fisik berupa pengaspalan jalan sepanjang 1.096 meter dengan lebar 3 meter, saat ini progresnya telah mencapai 75 persen. Capaian ini sesuai dengan target yang kita rencanakan, kami optimis jelang hari penutupan TMMD nanti, seluruh pengerjaan jalan telah selesai 100 persen” ujar Letkol Ihallauw dalam keterangannya di lokasi. 

Selain sasaran fisik, Dandim juga menggarisbawahi pentingnya sasaran non-fisik yang telah dilaksanakan. Berbagai penyuluhan kepada masyarakat telah dilaksanakan. Diharapkan ilmu dan pengetahuan yang telah diberikan dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi warga Desa Domiyang.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga menyampaikan pesan kepada segenap warga Desa Domiyang ketika setelah jalan ini selesai dibangun diharapkan partisipasi aktif untuk bersama-sama menjaga dan merawatnya. Dengan demikian, keawetan infrastruktur ini dapat terjaga dengan baik.

“Semoga dengan jalan yang lebih baik, akses transportasi menjadi lancar dan dapat mendorong peningkatan roda perekonomian masyarakat.” ungkap Dandim Garry.

Kepala Desa Domiyang, Edi Mulyono, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pelaksanaan program TMMD ini. Atas nama pemerintah desa dan seluruh warga Domiyang pihaknya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI, khususnya Kodim 0710/Pekalongan, Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan, serta seluruh instansi terkait yang telah mendukung perbaikan jalan dengan pengaspalan. 

Ia menegaskan bahwa kehadiran program TMMD ini sangat berarti bagi warganya. “Pengaspalan jalan ini sangat membantu sekali bagi warga Domiyang dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Akses yang sebelumnya sulit, kini menjadi lebih lancar, dan ini pasti akan membawa dampak positif bagi kehidupan kami,” pungkasnya.

Program TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dengan Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat lainnya dalam membangun Indonesia dari daerah pedesaan, guna meningkatkan kesejahteraan dan mempercepat pembangunan di wilayah terpencil.  

Senin, 27 Oktober 2025

Kemajuan Sasaran Fisik TMMD Sengkuyung Tahap IV 2025 di Desa Domiyang Capai 75%


Pekalongan – Sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Kodim 0710/Pekalongan di Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran, telah mencapai 75 persen penyelesaian.

Kemajuan ini diungkapkan oleh Serma Nur Abidin, selaku Koordinator Lapangan TMMD Sengkuyung, pada hari ke-20 pelaksanaan program. Sasaran fisik berupa pengaspalan jalan sepanjang total 1.096 meter dengan lebar 3 meter ini ditargetkan akan rampung 100 persen dua hari sebelum upacara penutupan TMMD, Senin (27/10/2025).

"Alhamdulillah, progres pengerjaan berjalan lancar dan sesuai jadwal. Kami memastikan target 100% dapat tercapai sebelum penutupan," ujar Serma Nur Abidin.

Keberhasilan program TMMD ini disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Busyaro Makaroni, selaku Kepala Dusun (Kadus) 6 Dukuh Pecarakan, Desa Domiyang, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan Pemda. Jalan ini adalah jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Paninggaran dengan Kecamatan Kandangserang. Sudah sekian lama kondisinya rusak. Dengan adanya TMMD, perekonomian masyarakat diharapkan dapat terbantu karena akses transportasi menjadi lancar berkat jalan yang sudah halus," tutur Busyaro.

Dukungan masyarakat juga terlihat dari partisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong. Salah satu warga, Dimyati (65), mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya.

"Jalan ini sudah rusak selama 12 tahun. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih dengan adanya TMMD ini. Kami juga antusias untuk ikut serta bergotong royong membantu para prajurit TNI mengaspal jalan di desa kami," kata Dimyati, warga Dukuh Pecarakan.

Program TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 ini tidak hanya membawa dampak positif berupa perbaikan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan sinergis antara TNI dengan masyarakat dalam membangun daerah dan meningkatkan perekonomian lokal.  

Minggu, 26 Oktober 2025

Tim Wasev Korem 071/Wijayakusuma Tinjau Langsung Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV di Pekalongan


Kota Pekalongan – Guna memastikan kelancaran dan kesuksesan program, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang digelar oleh Kodim 0710/Pekalongan. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Sabtu (25/10/2025 ).

Peninjauan dipimpin langsung oleh Kasiter Korem 071/Wijayakusuma, Letkol Cba (K) Rr. Sri Harjani, selaku Kepala Tim Wasev. Usai melakukan pemeriksaan di lokasi, Letkol Sri Harjani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif masyarakat.

"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kelurahan Setono yang telah menunjukkan antusiasme dan semangat gotong royong yang luar biasa dalam berkolaborasi dengan anggota TNI," ujarnya.

Dalam kunjungannya, Tim Wasev mengevaluasi dua jenis sasaran program TMMD. Untuk sasaran fisik, TMMD kali ini membangun program Peningkatan Jalan sepanjang 244,5 meter yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh warga. Sementara untuk sasaran non-fisik, dilaksanakan berbagai penyuluhan yang dirancang untuk memberdayakan dan menambah wawasan masyarakat setempat.

Di akhir kunjungan, Katim Wasev juga berpesan kepada seluruh anggota Satgas TMMD Sengkuyung di lapangan. "Kepada seluruh anggota Satgas TMMD, tetaplah menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, penuh tanggung jawab, dan selalu menjaga semangat kebersamaan dengan masyarakat. Kesuksesan TMMD adalah bukti nyata sinergi TNI dan rakyat," pungkas Letkol Sri Harjani.

Kehadiran Tim Wasev ini diharapkan dapat memacu semangat semua pihak untuk menyelesaikan seluruh sasaran TMMD Sengkuyung Tahap IV tepat waktu, demi terwujudnya peningkatan kualitas infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Setono.  

Kamis, 16 Oktober 2025

Semangat Gotong Royong Warga dan Satgas TMMD Wujudkan Jalan Aspal di Desa Domiyang


Pekalongan – Semangat gotong royong yang menjadi jiwa bangsa Indonesia kembali terpancar dalam pelaksanaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Sengkuyung Tahap IV Kodim 0710/Pekalongan di Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran. 

Kolaborasi yang erat antara masyarakat setempat dan Satgas TMMD ditunjukkan dalam kegiatan peningkatan jalan yang menjadi sasaran fisik program ini.

Keunikan dari gotong royong ini terlihat dari partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya kaum Bapak-bapak, para Ibu-ibu juga turun langsung dengan penuh semangat, bahu-membahu menyukseskan pembangunan jalan yang akan memberikan dampak positif bagi mobilitas warga, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan ini dipimpin secara langsung oleh Danramil 13/Paninggaran, Kapten Inf Budiharto. Dalam pantauannya di lokasi, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme warga.

“Sinergi antara TNI dan masyarakat dalam program TMMD ini adalah kunci keberhasilan. Kami melihat langsung semangat luar biasa dari warga Domiyang, baik Bapak-bapak maupun Ibu-ibu. Ini membuktikan bahwa pembangunan akan berjalan optimal ketika dilakukan bersama-sama,” ujar Kapten Inf Budiharto.

Dengan terselesaikannya pengaspalan jalan sepanjang total 1.096 meter ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Domiyang. Akses transportasi yang lebih lancar akan memudahkan distribusi hasil pertanian, meningkatkan konektivitas dengan daerah sekitarnya, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jalan.

Kegiatan TMMD ke-118 ini tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat hubungan silaturahmi antara TNI dan warga, mengobarkan nilai-nilai kegotongroyongan yang menjadi warisan luhur bangsa.