Rabu, 17 Juni 2026

Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis

 

Kota Semarang - Perkembangan E-Sport dalam beberapa tahun terakhir telah menjadikannya sebagai salah satu cabang olahraga digital yang diminati generasi muda dan dipertandingkan di berbagai ajang nasional maupun internasional. Melalui Kapolda Jateng E-Sport Cup 2026 yang akan digelar pada 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar, Polda Jawa Tengah menghadirkan sebuah ajang yang tidak hanya menjunjung tinggi sportivitas kompetisi, namun juga menjadi ruang kreativitas, hiburan, edukasi, serta interaksi positif antara Polri dan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa selain menyaksikan pertandingan Mobile Legends: Bang Bang yang mempertemukan para juara tingkat kabupaten se-Jawa Tengah, masyarakat juga dapat menikmati berbagai aktivitas menarik yang telah dipersiapkan panitia untuk seluruh kalangan.

"Kapolda Jateng Cup 2026 kami kemas sebagai festival yang memadukan kompetisi, hiburan, edukasi, pelayanan sosial, dan interaksi masyarakat. Kami ingin setiap pengunjung yang hadir memperoleh pengalaman yang menyenangkan sekaligus melihat potensi besar generasi muda di bidang E-Sport dan ekonomi kreatif," ujar Kombes Pol Artanto pada Selasa (16/6/2026).

Salah satu daya tarik utama adalah penampilan para Cosplayer yang akan membawakan karakter-karakter populer dari dunia Mobile Legends maupun anime dalam sesi cosplay dan coswalk yang dipadukan dengan hiburan musik dari Soulgroove Band, sehingga menambah semarak suasana festival.

Pengunjung juga berkesempatan mengikuti sesi Meet & Greet bersama figur-figur dari dunia E-Sport, termasuk perwakilan dari ONIC dan EVOS, yang menjadi kesempatan langka bagi para penggemar untuk berinteraksi langsung dengan para idola mereka.

Untuk menambah kemeriahan acara, panitia menghadirkan Food Festival yang menghadirkan beragam kuliner khas dan kekinian dari pelaku UMKM lokal. Kehadiran festival kuliner ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memberikan pengalaman rekreasi yang lebih lengkap bagi para pengunjung yang hadir bersama keluarga maupun komunitas.

Bagi para pecinta game daring, panitia juga menyiapkan Pojok Push Rank, sebuah area khusus yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk bermain dan meningkatkan peringkat (push rank) pada game Online. Menariknya, peserta yang mengikuti aktivitas ini berkesempatan memperoleh berbagai hadiah menarik yang telah disiapkan panitia.

Tidak hanya berorientasi pada hiburan, Kapolda Jateng Cup 2026 juga menghadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis yang diselenggarakan oleh Biddokkes Polda Jateng. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis secara cuma-cuma sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.

Tak kalah menarik, panitia menggelar Social Media Challenge berupa lomba foto bagi seluruh pengunjung. Untuk mengikuti kompetisi ini, peserta cukup mengunggah momen terbaik selama acara di feed Instagram, mengikuti akun @esport_turnamen_kapolda_jateng, memastikan akun tidak dalam kondisi privat, menandai akun tersebut pada unggahan, serta menyertakan tagar #kapoldacupesporttournament, #poldajateng, dan #esport. 

" Sejumlah foto terbaik dengan apresiasi tertinggi akan memperoleh hadiah dari panitia " kata Kabid Humas

Selain itu, kemeriahan acara juga akan semakin terasa melalui pemilihan Best Supporter, di mana kreativitas, kekompakan, kostum, dan yel-yel para pendukung masing-masing kontingen akan dinilai untuk memperebutkan penghargaan sebagai suporter terbaik.

Panitia juga menyiapkan berbagai fun games dan kuis berhadiah yang dapat diikuti pengunjung di sela-sela pertandingan sehingga suasana acara semakin interaktif, meriah, dan menghibur.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Kapolda Jateng Cup 2026. Tidak hanya menyaksikan pertandingan para atlet terbaik Jawa Tengah, tetapi juga menikmati berbagai hiburan, festival kuliner, layanan kesehatan gratis, hingga aktivitas interaktif yang telah kami siapkan. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang sportif, inovatif, sehat, dan berprestasi," tutup Kombes Pol Artanto.

Sabtu, 13 Juni 2026

Kapolres Batang Cup 2026 Siap Digelar, Cari Bibit Atlet Esports Berprestasi

 

BATANG – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batang menggelar Turnamen Mobile Legends Kapolres Batang Cup 2026 yang ditujukan bagi generasi muda pecinta esports di Kabupaten Batang. Ajang ini diharapkan menjadi wadah positif bagi para pemuda untuk menyalurkan bakat, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan semangat sportivitas dan kerja sama tim.

Plt Kasi Humas Polres Batang, Ipda Sri Widadi, mengatakan pendaftaran peserta telah dibuka sejak 9 Juni dan akan ditutup pada 15 Juni 2026. Sementara itu, pengumuman peserta sekaligus pembagian bagan pertandingan (bracket) dijadwalkan pada 16 Juni 2026, sedangkan turnamen akan digelar pada 18 Juni 2026.

“Turnamen ini terbuka bagi warga Kabupaten Batang berusia 16 hingga 25 tahun. Peserta wajib menunjukkan KTP dan surat domisili sebagai bukti kependudukan,” ujar Ipda Sri Widadi, Sabtu (13/6/2026).

Dalam aturan yang ditetapkan panitia, setiap tim terdiri dari lima pemain utama dan satu pemain cadangan. Selain itu, setiap peserta hanya diperbolehkan terdaftar dalam satu tim guna menjaga fair play selama kompetisi berlangsung.

Menariknya, seluruh peserta dapat mengikuti turnamen ini tanpa dipungut biaya pendaftaran. Kebijakan tersebut diambil untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para pecinta Mobile Legends di Kabupaten Batang agar dapat berpartisipasi.

Menurut Ipda Sri Widadi, turnamen ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan generasi muda melalui pendekatan yang lebih dekat dengan perkembangan teknologi dan dunia digital.

“Esports saat ini berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki banyak peminat, khususnya di kalangan anak muda. Berbagai kompetisi tingkat nasional hingga internasional menunjukkan bahwa industri esports memiliki prospek yang semakin besar,” jelasnya.

Polres Batang berharap melalui kompetisi ini dapat lahir talenta-talenta muda berbakat yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Tim yang berhasil meraih gelar juara akan mendapatkan kesempatan mewakili Polres Batang pada Kejuaraan Mobile Legends: Bang Bang tingkat Polda Jawa Tengah. Jika berhasil menjadi juara di tingkat Polda, tim tersebut akan melaju mewakili Polda Jawa Tengah pada ajang Kapolri Cup.

Kesempatan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta karena membuka peluang untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah hingga tingkat nasional.

Selain mengasah kemampuan bermain, para peserta juga dituntut membangun komunikasi yang baik, menyusun strategi yang matang, serta menjaga kekompakan tim selama pertandingan berlangsung. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat pembinaan generasi muda yang kreatif, produktif, dan mampu bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

Polres Batang mengajak seluruh komunitas Mobile Legends dan pecinta esports di Kabupaten Batang untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Turnamen ini diharapkan menjadi wadah kompetitif yang sehat sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet esports potensial dari Batang.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut terkait mekanisme pendaftaran maupun teknis pelaksanaan turnamen, panitia menyediakan layanan informasi melalui nomor 0815-4216-5185 dan 0858-6654-2560.

Dengan mengusung semangat Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini menjadi bentuk dukungan Polres Batang terhadap perkembangan olahraga elektronik yang semakin diminati generasi muda sekaligus upaya mencetak atlet esports berkarakter sportif, disiplin, dan berprestasi.

Jumat, 12 Juni 2026

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Jateng Gelar Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026: Ajang Pembinaan Talenta Emas Gen Z

 

Polda Jateng-Kota Semarang | Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Jateng bersiap menggelar ajang bergengsi Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026. Kompetisi yang mempertandingkan cabang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) beregu 5 vs 5 ini dirancang sebagai wadah positif bagi generasi muda sekaligus sarana memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat.  

Dalam keterangannya Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa turnamen inimerupakan langkah strategis Polda Jateng dalam merangkul komunitas digital, menumbuhkan mentalitas juara, sportivitas serta semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

"Kami melihat di Jawa Tengah ini ada potensi luar biasa pada generasi muda di bidang E-Sport . Melalui Kapolda Jateng Cup 2026 ini, kami ingin menyaring talenta-talenta emas dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Dengan demikian minat dan bakat generasi muda terhadap gaming dapat berkembang menjadi prestasi yang positif, terarah dan dapat dibanggakan," ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Jumat (12/6/2026).

Turnamen ini akan dibuka langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo pada Sabtu, 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe Convention Hall, Kabupaten Karanganyar. Berbeda dengan kompetisi umum, turnamen yang rencananya turut dihadiri oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir ini menerapkan sistem seleksi berjenjang yang sangat ketat. Sebagai tahapan menuju E-Sport Kapolri Cup 2026, seluruh tim yang berlaga merupakan para juara kompetisi E-Sport di tingkat Kabupaten yang sebelumnya telah di lakukan perlombaan oleh seluruh Polres di Polda Jateng.

"Dalam turnamen ini setiap Polres akan mengirimkan dua tim terbaik mereka, yang terdiri dari satu tim Kategori Umum dan satu tim Kategori Pelajar. Jadi, bisa dipastikan atmosfer kompetisi di De Tjolomadoe nanti akan sangat tinggi karena mempertemukan para jawara lokal se-Jawa Tengah," jelas Kabid Humas.  

Proses pendaftaran tim secara online dimulai tanggal 11 Juni hingga 15 Juni 2026 yang akan dikelola langsung oleh masing-masing Polres selaku manajer tim. Selanjutnya pada tanggal 19 Juni 2026 seluruh perwakilan tim dan pelatih akan mengikuti technical meeting sebelum bertanding.

Tak hanya menyajikan ketegangan untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 200 juta bagi Juara 1, 2, 3, dan Most Valuable Player (MVP), kompetisi MLBB Kapolda Jateng Cup 2026 juga dikemas modern sebagai festival kepemudaan. Acara ini akan dimeriahkan oleh Cosplay & Coswalk Competition, penampilan musik dari Soulgroove Band, sesi Meet & Greet atlet E-Sport Internasional, hingga edukasi literasi keuangan bagi anak muda yang didukung oleh IPOT.  

" Setelah turnamen ini selesai, komitmen kami tidak berhenti. Melalui peran satker di masing-masing wilayah, para atlet muda ini akan terus dipetakan dan dibina agar menjadi jaringan pemuda yang positif, kreatif, dan cinta tanah air," pungkas Kombes Pol Artanto.

Polda Jawa Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe. Kehadiran dan dukungan dari para penonton diharapkan menjadi motivasi tersendiri bagi generasi muda yang tengah berkompetisi menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Turnamen ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga tentang memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk tumbuh, berprestasi, dan menginspirasi. Karena itu, kami mengundang masyarakat untuk datang, memberikan dukungan, dan bersama-sama menyaksikan semangat sportivitas serta kreativitas generasi muda Jawa Tengah dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80," tutup Kombes Pol Artanto.

Kamis, 11 Juni 2026

Kejar Target Rampung, TNI Koramil Wonopringgo Fokus Cat Tiang Utama Jembatan Gantung Garuda


PEKALONGAN – Proses pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, terus menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki tahap akhir, sejumlah personel TNI dari Koramil 07/Wonopringgo kini tengah fokus melakukan pengecatan pada tiang penopang utama jembatan.

Dari pantauan di lokasi, dengan mengenakan seragam loreng khas TNI lengkap dengan sepatu bot, para prajurit tampak teliti melapisi struktur besi jembatan dengan cat putih. Langkah ini dilakukan guna melindungi material jembatan dari korosi sekaligus memberikan tampilan yang rapi dan estetis.

"Saat ini pengerjaan difokuskan pada finishing, salah satunya pengecatan tiang utama dan rangka jembatan. Kami berupaya semaksimal mungkin agar jembatan ini bisa segera selesai dengan kualitas terbaik," ujar salah satu anggota Koramil 07/Wonopringgo di lokasi, Jumat (12/6).

Jembatan Gantung Garuda ini diproyeksikan menjadi jalur konektivitas krusial bagi warga Desa Galangpengampon dan sekitarnya. Selain memangkas jarak tempuh, kehadiran jembatan ini diharapkan mampu mendongkrak roda perekonomian serta mempermudah akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Hingga saat ini, kerja bakti yang melibatkan sinergi antara TNI dan warga setempat berjalan dengan lancar dan penuh semangat gotong royong. Warga pun mengaku sudah tidak sabar untuk bisa segera melintasi jembatan baru tersebut.  

Aksi Kemanusiaan Polres Batang di Hari Bhayangkara ke-80, 103 Pendonor Sumbangkan Darahnya

 

Batang– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batang menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung di Ruang Lobi Polres Batang, Kamis (11/6/2026). 

Kegiatan donor darah ini melibatkan petugas dari PMI Kabupaten Batang sebanyak sembilan orang serta tiga personel dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Batang. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Batang, para Pejabat Utama (PJU) Polres Batang, anggota Polres Batang, Bhayangkari, personel Kodim 0736/Batang, perwakilan Dinas Perhubungan dan Kominfo, Satpol PP, serta petugas Lapas.

Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 154 peserta mengikuti kegiatan donor darah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 103 orang berhasil mendonorkan darahnya, sementara 51 peserta lainnya belum dapat melakukan donor karena alasan kesehatan dan faktor lainnya.

Plt. Kasi Dokkes Polres Batang, Aiptu Suyanto, AMK, mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. yang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Kabupaten Batang sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan anggota Polri dan masyarakat.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud pengabdian Polri kepada masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80,” ujar Suyanto.

Dari 103 pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya, rincian golongan darah yang terkumpul meliputi golongan darah A sebanyak 23 orang, golongan darah B sebanyak 28 orang, golongan darah O sebanyak 42 orang, dan golongan darah AB sebanyak 10 orang.

Sementara itu, sebanyak 51 peserta dinyatakan belum memenuhi syarat untuk mendonorkan darah. Rinciannya, sembilan orang memiliki kadar hemoglobin (HB) rendah, tiga orang sedang mengonsumsi obat, empat orang mengalami hipertensi, serta 35 orang lainnya terkendala faktor kesehatan dan kondisi lain yang tidak memenuhi syarat donor.

Melalui kegiatan donor darah ini, Polres Batang berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam aksi kemanusiaan. 

“Semangat berbagi yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga aksi sosial yang berdampak langsung bagi sesama,” pungkasnya.

Selasa, 09 Juni 2026

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Domiyang Masuki Tahap Pemasangan Lantai Kayu


PEKALONGAN – Progres pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang membentang di atas sungai Desa Domiyang, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Saat ini, pengerjaan fasilitas penyeberangan vital tersebut telah memasuki tahap pemasangan lantai pijakan, Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, sejumlah pekerja bersamaTNI dari Koramil 13/Paninggaran bergotong-royong memasang papan-papan kayu yang menjadi dasar utama pijakan jembatan. Menggunakan peralatan pertukangan seperti mesin bor, mereka memastikan setiap bilah kayu terpasang dengan kuat dan presisi di atas struktur rangka besi jembatan.

Jembatan gantung dengan kombinasi warna merah, putih, dan hijau ini dilengkapi dengan pagar pengaman kawat selasar (mesh) di kedua sisinya untuk memastikan keamanan warga yang melintas. Keberadaan Jembatan Gantung Garuda ini nantinya diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang mempermudah mobilitas, akses ekonomi, serta aktivitas pertanian warga Desa Domiyang menuju Desa Winduaji di Kecamatan Paninggaran.

Meski jembatan belum sepenuhnya rampung dan masih dalam proses pengerjaan intensif, warga menyambut aman dengan antusiasme tinggi. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh dan menghilangkan risiko bahaya menyeberangi sungai secara manual, terutama saat debit air meningkat.  

Komplotan Pembobol Kotak Amal 5 Masjid di Batang Ditangkap Kurang dari 24 Jam

 

BATANG – Aksi pencurian kotak amal yang menyasar lima masjid dan musala di Kabupaten Batang berhasil diungkap jajaran kepolisian dalam waktu kurang dari 24 jam. Tiga pelaku yang terdiri dari dua laki-laki dan seorang perempuan kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Peristiwa tersebut sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, para pelaku tidak hanya melakukan pencurian, tetapi juga menyasar uang infak dan sedekah yang dikumpulkan jamaah untuk kepentingan kegiatan keagamaan dan kemakmuran tempat ibadah.

Setelah menerima laporan, Tim Resmob Polres Batang langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menganalisis rekaman kamera pengawas atau CCTV dari sejumlah lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan tersebut, identitas para pelaku berhasil diketahui.

Kurang dari satu hari sejak laporan diterima, petugas berhasil menangkap ketiga pelaku beserta sejumlah barang bukti yang diduga merupakan hasil tindak kejahatan mereka. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan berarti.

Kapolres Batang AKBP Veronica mengapresiasi kinerja cepat anggotanya dalam mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah keresahan yang lebih luas akibat aksi para pelaku.

Saat ini, ketiga tersangka telah diamankan di Polres Batang dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang pernah menjadi sasaran komplotan tersebut.

Kepolisian mengimbau para pengurus masjid dan musala agar meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat sistem keamanan, termasuk pemasangan CCTV dan pengawasan rutin terhadap kotak amal. Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah terulangnya tindak kejahatan serupa di masa mendatang